Langsung ke konten utama

Dia

Membohongi dirinya sendiri untuk kenyamanan sesaat. Hanya ingin mendengar apa yang ingin didengar, hingga melupakan yang namanya akal sehat. Membuang jati diri  untuk membantu penyamarannya yang  sesat. Tubuh jiwa mengering karena tidak membiarkan dirinya rehat. Menjual jiwa untuk kebebasannya yang  jahat. Mengharapkan perhatian untuk memuaskan hatinya yang tersumbat. Kedamaian tidak dapat menjangkau jiwanya karena dia penuh dengan dengki dan penat. Dia tidak dapat kembali karena waktu adalah jahat. Berharap keajaiban untuk waktunya yang semakin dekat. Dan akhirnya tak ada lagi harapan untuk dia yang tersesat.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Me, A Name I Call Myself

Guess who?

Goodnight !!