Kalau kata Tulus ini sudah sewindu dia mengagumimu dari jauh. Dia masih mengingat jelas saat pertama kali dia melihatmu. Saat itu kau tertawa. Manis sekali. Menurutku apa yang dipikirkan dia adalah lucu. Dia menyukaimu begitu lama hanya karena kau tertawa. Aku jujur mengenalmu dan menurutku kau biasa saja. Banyak yang lebih baik darimu. Tapi dia menyukaimu hampir sewindu lamanya. Selama hampir tiga tahun duduk di kelas yang sama, dia dan kau sangat jarang bertegur sapa. Ya, dia memang pendiam dan juga penakut. Bahkan dia tidak berani untuk menyapamu terlebih dahulu. Gadis lain yang menyukaimu pasti akan mendekatimu dan mengobrol denganmu, tapi yang dilakukannya hanya diam dan meihatmu dari jauh.
Selama empat tahun dan tiga tahun berada dikelas yang sama tidak ada yang terjadi. Begitu juga dengan tahun terakhir dia melihatmu, dia masih setia dalam bungkamnya. Dan akhirnya pun kau pergi ke kota yang lain. Dia tidak menyesal tidak mengatakan apapun padamu. Dia hanya menyesali sikapnya yang tertutup. Jikalau saja dia lebih terbuka, mungkin kau dan dia bisa berteman seperti yang lain. Itu yang disesalinya.
Dua tahun kemudian kau dan dia bertemu lagi. Kau menyapanya terlebih dahulu dan saat itu aku masih mengingat jelas bagaimana ekspresi dia. Dia terkejut melihatmu setelah dua tahun tidak berjumpa. Gadis ini manis sekali pikirku. Dan aku bertanya padanya, Apakah kau masih menyukainya? Dan dia hanya tersenyum. Wow, dia menyukai laki-laki yang sama dari dia masih menggunakan seragam putih biru sampai dia memiliki almamater. Untuk kedua kalinya aku berpikir gadis ini manis sekali. Aku bertanya lagi padanya, Apa kau pernah menyukai laki-laki lain? Dia menjawab, Tentu, tapi tidak pernah ada yang benar-benar kusukai selain dia. Bukankah kalian pikir gadis ini manis sekali.
Aku penasaran laki-laki seperti apa yang akan mampu menarik seluruh perhatiannya –dia-, darimu, membuka hatinya dan melepaskanmu dan berhenti menyukaimu. Siapa yang beruntung itu? Ini bukan salahmu. Bukan juga dia. Dia menyukaimu dan itu cukup baginya. Dia tidak mengharapkan apa pun darimu.
Bolehkan aku meminta sesuatu darimu? Jika suatu hari nanti kau mengetahui kalau dia menyukaimu, bersikaplah seperti kau tidak mengetahui apa-apa. Karena dia merasa lebih nyaman dalam diamnya. Selamat #haribloggernasional gaes. Postingan spesial untuk hari ini. Dari curhat-curhat ga jelas, semoga tulisan ini dapat menghibur kamu ya. See ya
Komentar
Posting Komentar